Showing posts with label Makanan. Show all posts
Showing posts with label Makanan. Show all posts

Sunday, April 15, 2018

Kenduruan

Kenduruan adalah desa yang berada di Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Indonesia. Salah satu yang terkenal dari desa Kenduruan adalah tape singkong, tepatnya di Dusun Jasem Kelurahan Kenduruan Kecamatan Sukorejo Pasuruan.

Jika sebelumnya kita mengenal tape singkong dari Kota Bondowoso, ternyata ada juga tape dari Kota Pasuruan. Tape khas Kenduruan ini dikemas dengan cara dibungkus dengan tas plastik kedap udara alias tas kresek.

Konon mereka mampu memroduksi tape hingga 2 kuintal bahkan hingga 4 kuintal singkong


Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Kenduruan,_Sukorejo,_Pasuruan
http://kenduruhan.blogspot.co.id/2011/08/tape-singkong-kenduruan.html
http://mangga-alpukat-perkebunan-kampung-tape.business.site/
https://www.jawapos.com/radarbromo/read/2018/01/25/43419/sentra-tape-di-kenduruan-sukorejo-yang-jadi-usaha-turun-temurun

Sunday, April 17, 2016

Apel Pasuruan

Apel Pasuruan Mampu Kuasai Pasar Nasional


Keberadaan buah apel identik dengan nama Kota Malang maupun Kota Batu. Padahal sebenarnya buah apel tidak saja dimiliki Malang atau Batu saja. Di Kabupaten Pasuruan juga memiliki daerah khusus apel yang tidak kalah kualitasnya dengan kedua nama besar tersebut. Seperti di Kecamatan Tutur atau Nongkojajar dan Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan.        

Di Kecamatan Tutur memiliki berbagai jenis apel unggulanseperti apel Manalagi, apel Anna dan apel Rhona  Beauty. Apel Tutur dan Puspo sekarang ini telah menguasai pasaran di Malang, Batu, Bali hingga Semarang, Surabaya serta Jakarta. “Kabupaten Pasuruan sekarang ini memiliki 2.891.640 pohon apel,” ungkap Ihwan Khairat, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Pasuruan.
       
Pohon sebanyak itu, Kabupaten Pasuruan mampu memproduksi apel setiap tahunnya sebanyak 150.059 ton. Setiap pohon mampu menghasilkan buah sebanyak 51.89 kilogram. Dalam satu tahunnya apel mampu panen dua kali yakni antara Januari – Maret dan Juli – Agustus.  Diakui Ihwan Khairat, selama ini branding buah apel masih kalah dengan Malang dan Batu.
       
Seperti disampaikan Ihwan Khairat, pihaknya memacu para petani apel untuk terus mengikuti berbagai pameran-pameran di luar daerah. Tujuan utamanya adalah menciptakan branding apel dari Pasuruan.

“Kabupaten Pasuruan ini memiliki lima hasil pertanian yang menjadi unggulan. Diantaranya, bunga krisan, bunga sedap malam, buah apel dan kentang,” papar Ihwan.
       
Masih kata Ihwan, program yang dapat diberikan pemerintah kepada petani adalah membantu kemasan merk Kabupaten Pasuruan. Sehingga bagi pengunjung atau tengkulak luar daerah tetap membawa merk Pasuruan dan bukan daerahnya. Seperti nama Malang dan Batu. Selain memberikan kemasan bermerk Pasuruan, dinas juga menggelar berbagai event untuk mengenalkan apel Pasuruan, yaitu festival apel.

Sumber :
http://www.beritametro.co.id/pasuruan/apel-pasuruan-mampu-kuasai-pasar-nasional

Friday, November 13, 2015

Kopi Suwuk Khas Pasuruan

Menikmati Aroma Kopi Suwuk Khas Pasuruan


Mungkin belum banyak yang mengenal jenis kopi robusta dari Pasuruan. Buah kopinya berwarna merah dan tumbuh subur di lereng pegunungan di Des Nongkojajar, Pasuruan, Jawa Timur.

Bagi warga sekitar jenis kopi ini dikenal dengan nama kopi petik merah atau kopi suwuk. Seperti ditayangkan Liputan 6 Siang SCTV, Jumat (7/8/2015), terdapat hampir 30 hektare kebun kopi suwuk yang kini mulai dikelola sebagai agrowisata.

Berbeda dengan jenis lain, kopi suwuk terasa lebih segar dengan aroma yang kuat. Karena itu kopi ini banyak diminati di pasar Asia seperti Jepang, Malaysia, dan Singapura.

Pada musim kemarau, kopi suwuk justru tumbuh lebih berkualitas. Para wisatawan berdatangan khusus untuk melihat langsung pemetikan biji kopi hingga proses pengolahannya.

Sembari menikmati secangkir kopi panas, wisatawan juga bisa melihat pemandangan eksotik Gunung Bromo. Tak salah bila agrowisata ini menjadi alternatif pilihan liburan di akhir pekan Anda.


Sumber:
http://tv.liputan6.com/read/2288560/menikmati-aroma-kopi-suwuk-khas-pasuruan
http://www.beritatrans9.com/?p=8438

Monday, June 8, 2015

Rekor MURI Nasi Punel

antarajatim.com

Nasi Punel Sepanjang 3, 24 Meter di Pasuruan Pecahkan Rekor MURI

Makanan Khas Pasuruan, Nasi punel berbahan 2 kuintal beras dan panjang 3, 24 meter disertai 12 macam lauk pauk dan sayur mayur pecahkan rekor Museum rekor Indonesia.

Nasi punel yang merupakan masakan khas Bangil Kabupaten Pasuruan tersebut disajikan disela-sela acara grand launching wahana wisata air Saygon Water Park, Senin (8/6/2015)

“Nasi punel ini merupakan rekor MURI ke – 6890 dengan panjang 3,24 meter nasi punel dan 12 macam sayur dan lauk pauk, ” ujar Manager MURI, Sri Widayati saat menyerahkan piagam MURI kepada H. Ruslan selaku pemilik wahana air Saygon Park.

Pembuat nasi punel sendiri, Dahlia Supardiono saat dikonfirmasi mengatakan, dirinya dibantu oleh 8 orang koki untuk memasak nasi punel yang dipopulerkan sejak tahun 1940 ini.

“Saya dibantu 8 orang koki dengan bahan baku 2 kuintal beras dan membutuhkan waktu sekitar 9 jam sejak pukul 7 malam sampai pukul 4 pagi, ” terangnya.

Dijelaskannya, nasi punel yang dibuat tersebut dilengkapi dengan aneka lauk pauk seperti dendeng, daging, sangrai kelapa muda dan sambel kacang panjang.

“Ini porsinya bisa untuk 1500 orang,” jelasnya.

Pemecahan rekor museum rekor Indonesia sendiri dilakukan mengiringi grand launching wahana wisata air yang dibangun di desa pucangsari Kecamatan Purwosari, Pasuruan. Wahana wisata bernama Saygon Water Park ini menyajikan aneka permainan air serta wahana pertunjukan bioskop 3D yang bisa disaksikan melalui bekas pesawat terbang boeing 737 di dalam arena.


Lezatnya Nasi Punel Khas Bangil

Nasi Punel adalah makanan khas Kota Bangil yang bisa anda jumpai di sepanjang jalan di kawasan Bangil, Pasuruan dan sekitarnya. Banyak Pedagang maupun Rumah makan yang khusus menjual nasi beralas daun pisang tersebut mulai dari sepanjang tepi jalan Raya Gempol – Bangil – Pasuruan.

Nasi Punel khas Bangil memiliki tekstur nasi yang empuk dan punel dengan porsi yang cukup serta lauk-pauk yang komplit.

Nasi Punel ini biasanya disajikan diatas daun pisang dengan lauk-pauk dan sayuran yang khas. Mulai dari Sate kerang, Sambal Kacang Panjang Mendol, Bothok kelapa berbumbu santan yang dipepes dengan daun pisang,Sayur Rebung, Klomotan ( daging kikil berbumbu ), hingga ikan asin yang menambah selera makan anda makin maknyus.

Jenis lauk yang disajikan bersama Nasi Punel pun beragam jenisnya, mulai dari babat, hati, daging empal, dendeng, lidah, paru, dan lainnya sebagianya, bergantung selera anda. Uniknya, semuanya dimasak dengan bumbu dan tekstur yang empuk.

Untuk menambah rasa Nasi Punel menjadi sedap dan segar, ada dua macam sayur yang disajikan diatas nasi punel yakni sayur rebung dan sayur nangka muda yang dimasak menjadi lodeh pedas.

Eit! Jangan Lupa, untuk mencicipi cita rasa pedas khas yakni sambal uleg dengan rajangan sayur kacang panjangnya. Brrrr! Bikin nambah lagi.


Sumber :
http://www.wartabromo.com/2015/06/08/nasi-punel-sepanjang-3-24-meter-di-pasuruan-pecahkan-rekor-muri/
http://www.wartabromo.com/2013/06/30/lezatnya-nasi-punel-khas-bangil/

Sunday, December 14, 2014

Kupang Khas dari Kraton Pasuruan


Bagi Anda yang lagi menempuh perjalanan ke arah tapal kuda (Wilayah Pasuruan ke arah timur), mendadak ingin makanan yang menggoda selera, cobalah cicipi Kupang Kraton yang ada di Pasar Pertigaan Kraton, Pasuruan. Banyaknya lapak yang menawarkan kupang lontong membuat kita mudah menemuinya. Kebanyakan pedagang yang di lokasi buka mulai pukul 8 pagi sampai pukul 8 malam.

Penyebutan kupang lontong Kraton, ya lantaran kupang yang dijual oleh pedagang di sana cara memperolehnya di pesisir laut utara, yang berada di laut di pinggir utara Pasuruan. Selain Pasuruan, di Jawa Timur penangkapan kupang dapat ditemui di daerah pesisir utara, antara lain di Pantai Surabaya dan Sidoarjo. Kupang diolah menjadi sebuah makanan yang khas yang hanya bisa ditemui di sekitar daerah penangkapannya. Kupang merupakan hewan laut semacam kerang, bentuknya kecil sekira 3-5 milimeter. Kupang adalah hewan yang hidup hanya di laut.

Kuliner kupang lontong Kraton secara sekilas dari segi tampilan hampir sama dengan kupang lontong dari Sidoarjo atau Surabaya. Namun, bila kita amati dan rasakan secara dalam, kupang kraton ini ada yang beda. Yakni pada jenis petisnya, yang terbuat dari bahan dasar kupang diolah dengan gula merah. Sedangkan kuahnya lebih bening atau tidak sekeruh kupang Sidoarjo. Lalu kupangnya berukuran sedikit lebih besar dan warnanya agak pucat.

Kemudian sajian itu disuguhkan di piring bersama lontong dengan perpaduan rasa manis dan agak sedikit kecut dari perasan jeruk nipis. Hmmm, dijamin bikin selera Anda tak sabar ingin segera melahapnya. Bagi yang suka pedas, bisa juga meminta ditambah cabe rawit. Sensasi rasanya pun menjadi lebih nikmat. Perpaduan antara manis, asam, dan pedas.

Bu Ning, salah satu penjual mengatakan, biasanya pembeli lebih suka dengan kupang lontong yang memadukan manis, asam dan pedas. “Kalau mereka dari mana sepertinya kebanyakan datang dari luar kota Pasuruan. Dari Malang, Blitar, Trenggalek, Kediri, dan masih banyak lagi yang kebetulan mampir pas menempuh perjalanan ke arah tapal kuda atau Bali,” ujar pemilik warung Kupang Lontong Bu Ning itu.

Menikmati kupang kraton biasanya lengkap dengan suguhan khas pendamping lainnya. Mulai dengan sate kerang, tahu goreng, lentho, botok kupang, dan pelasan kupang. Semua sangat nikmat dan patut dicoba. Apalagi harganya sangat terjangkau.

Salah satu hidangan pelengkap untuk kupang adalah sate kerang. Daging kerang yang sudah lepas dari cangkangnya lalu ditusuk dengan lidi. Sate kerang kerap disantap dengan sambel yang terbuat dari petis kupang yang dicampur dengan gula merah. Sate kerang dapat dimakan sekalian dengan kupang lontongnya. Tapi juga boleh disantap dengan dicocol ke sambel yang bisa diminta ke penjualnya. (naskah/foto: m.ridlo’i)

Sumber :
http://www.eastjavatraveler.com

Related Posts