Sunday, August 2, 2015

Investasi di Kota Pasuruan

Potensi pengembangan perekonomian di Kabupaten Pasuruan

Posisinya yang berada di jalur segitiga emas Jawa Timur (Malang, Surabaya, Banyuwangi) cukup menjanjikan bagi investor yang ingin menanamkan modal. Pakar statistik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Kresnayana Yahya mengungkapkan, dengan angka pertumbuhan ekonomi yang rata-rata di atas 7% sejak 2007, Kabupaten Pasuruan menjadi salah satu kawasan strategis bagi pengembangan usaha baru.

Apalagi dengan dukungan sarana dan prasarana infrastruktur, termasuk pembangunan tiga ruas jalan tol, Kabupaten Pasuruan diyakini bakal berkembang menjadi segitiga berlian. “Kabupaten Pasuruan memiliki added value (nilai tambah) yang semakin baik. Tingkat pertumbuhan ekonomi yang di atas 7% melebihi pertumbuhan ekonomi Jatim,” kata Kresnayana Yahya pada Bussines Gathering yang diselenggarakan Pemkab Pasuruan.

Berdasar data kependudukan, kata Kresnayana, dari jumlah penduduk sekitar 1,5 juta jiwa, sebanyak 1 juta di antaranya merupakan warga angkatan kerja usia produktif. Jumlah pekerja yang besar ini hanya menanggung kebutuhan ekonomi setengah dari usia produktif tersebut. Nilai upah minimum kabupaten (UMK) yang mencapai Rp2,7 juta per bulan, diyakini Kresnayana bukan menjadi kendala bagi investor. Sebab nilai UMK yang tinggi diimbangi dengan ketersediaan sarana dan infrastruktur memadai.

“Dukungan ketersediaan bahan bakar gas, potensi air yang bersih, serta transportasi yang mudah, justru menjadi faktor efisiensi dalam investasi. Kabupaten Pasuruan akan menjadi pusat suplay chain yang mengintegrasikan hasil produksi pabrik langsung ke konsumen,” kata Kresnayana. Agar pelaku bisnis tidak ragu-ragu berinvestasi di Kabupaten Pasuruan, Kresnayana mendorong Pemkab Pasuruan bergerak cepat mengembangkan potensi ekonomi, khususnya di kawasan exit tol.

Dengan cara ini hasil produksi dari ribuan pabrik di Kabupaten Pasuruan bisa langsung didistribusikan tanpa harus lebih dulu masuk pergudangan di Surabaya. “Kota Bangil dan Pandaan harus didorong menjadi urban area yang menarik dengan dukungan sarana memadai. Kawasan pergudangan harus dibangun untuk mengintegrasikan seluruh hasil produksi menjadi pusat suplay chain ,” ujar dia.

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf dalam kesempatan sama menyatakan, bakal mengevaluasi tata ruang secara menyeluruh guna mendukung pengembangan potensi ekonomi jangka panjang. Dia sepakat bahwa dukungan sarana prasarana dan infrastruktur jalan tol serta ketersediaan pasokan gas akan menjadi daya tarik bagi investor. “Kami akan membuat cluster- cluster pengembangan kawasan industri, khususnya di kawasan timur Kabupaten Pasuruan.

Layanan perizinan yang mudah dan cepat akan membantu investor dalam pengembangan usaha barunya di Kabupaten Pasuruan,” kata Irsyad. Menurut Irsyad, ekonomi Kabupaten Pasuruan memang sedang tumbuh sangat bagus. Hal ini bisa dilihat dari jumlah pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor industri yang dalam beberapa tahun belakangan meningkat antara 20-30%. Irsyad membeberkan pada 2013, PAD dari sektor ini menyumbang PAD sebesar Rp10 triliun. Jumlah ini meningkat menjadi Rp13,5 triliun pada 2014.

“Pada 2015, saya menaikkan target sekitar 20% atau sekitar Rp16 triliun. Salah satu strateginya adalah pengembangan kawasan timur. Karena kawasan ini adalah jalur utama perdagangan di Jawa Timur yang menjangkau Banyuwangi, Bali, dan Lombok,” kata Irsyad.


Sumber :
http://www.koran-sindo.com/read/1001286/151/pasuruan-pas-untuk-investasi-1431652088

Krisis Air di Pasuruan

23 Desa di Kabupaten Pasuruan Terancam Kekeringan

Meski memiliki sumber air melimpah, sebanyak 23 desa di 7 kecamatan di Kabupaten Pasuruan terancam kekeringan. Desa-desa tersebut berada di Kecamatan Lumbang, Lekok, Pasrepan, Grati, Winongan, Puspo dan Kejayan.

"23 di 7 kecamatan rawan kekeringan. Distribusi air dari BPBD akan dimulai Agustus, sedangkan dari PDAM dan Cipta Karya sudah berlangsung," kata Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Bakti Jati Permana, Minggu (26/7/2015).

Bakti menjelaskan distribusi air yang dikoordinasi BPBD memiliki standarisasi tertentu, misalnya harus ada kejadian luar biasa yang bisa dianggap sebagai bencana kekeringan.

"Juga harus ada permintaan dari pihak desa atau kecamatan. Syaratnya penduduk setempat diketahui harus mendapatkan air bersih minimal sejauh 3 kilometer," jelasnya.

Menurut Bakti, konsentrasi program BNPB pada 2015 ini bukan pada distribusi air bersih melainkan pembangunan sarana prasarana jaringan air bersih seperti pipanisasi dan pengadaan pompa plus tandon air.

"Itu akan lebih bermanfaat dibanding dropping air karena sebenarnya Kabupaten Pasuruan ini tidak kekurangan air hanya perlu membangun sarana prasarana," tandas Bakti.

Dari pihak Cipta Karya, pembangunan sarana prasarana air bersih sudah masuk dalam proses tender. Sementara untuk BPBD menunggu finalisasi.

"Selasa besok finalisasi masing-masing usulan dari BPBD kabupaten/kota di BPBD Provinsi Jatim," pungkasnya.


Sumber :
http://news.detik.com/berita/2975494/23-desa-di-kabupaten-pasuruan-terancam-kekeringan

Thursday, July 9, 2015

Jalur Satu Arah di Kota Pasuruan

Ini Rencana Jalur Satu Arah di Kota Pasuruan

Untuk mengurangi kemacetan dan kepadatan serta kecelakaan di wilayah kota Pasuruan, pihak Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Pasuruan berencana akan menerapkan jalur satu arah untuk beberapa titik di Kota Pasuruan.

Berdasarkan informasi yang didapatkan wartabromo, titik jalan yang akan menjadi jalur satu arah yakni Jalan Belitung dari arah barat ke timur, kemudian Jalan Sumatera yakni dari arah timur ke barat dan di jalan Sartika Dewi yakni seluruh pengendara dilarang masuk dari arah timur ke arah barat.

Tak hanya itu, di jalan Hayam Wuruk rencananya kendaraan roda empat juga akan dilarang masuk. Namun bagi kendaraan yang dari arah jalan Slagah harus belok ke kanan arah jalan Diponegoro. Pemberlakukan ini dilakukan mulai pukul 17.00 wib sampai pukul 22.00 wib.

Menurut Nur Fadholi Kepala Bidang Darat Dishub Kota Pasuruan, jalur satu arah ini sebenarnya sudah direncanakan setahun kemarin menyusul banyaknya jumlah kendaraan yang melintas di kawasan Kota Pasuruan.

“Pemasangan rambu-rambu lalu lintas sudah di mulai, saat masa sosialisasi ketika ada yang melanggar hanya akan diperingatkan tapi ketika aturan satu arah benar-benar disahkan maka pengendara wajib mematuhi dan akan ditindak jika melanggar,” tegas Fadholi.


Sumber :
http://www.wartabromo.com/2014/07/15/ini-rencana-jalur-satu-arah-di-kota-pasuruan/

Izza Lavina

Tampang Ngepop Rezeki Dangdut

DALAM keseharian,  penampilan nge-pop, cantik dan seksi, Izza Lavina –  dipastikan akan banyak mengecoh penikmat musik di tanah air. Tapi, kalau dara cantik pelajar SMKN 2 Pasuruan ini beraksi di atas panggung dengan suara khas  dan goyang lincahnya, barulah sosok biduanita Dangdut mencuat ke permukaan.

Izza  Lavina baru saja meluncurkan singel bertajuk DangDut Is The Magic karya komposer Sailan Bong di Jakarta.

Diakuinya, menjadi biduanita Dangdut merupakan panggilan jiwa. Karenanya, kendati sempat dilarang orangtuanya dan  secara sembunyi-sembunyi dirinya gigih berlatih olah-vokal. Sambil diam-diam pula rajin menambah jam terbang  aksi panggung dengan betualang di pentas hiburan gelaran Pemda maupun perusahaan hingga resepsi pernikahan warga Jatim.

“Alhasil, setelah ayah dan ibu menyaksikan langsung penampilan saya di televisi lokal Jawa Timur maupun layar kaca nasional, barulah mereka mengijinkan saya neggeluti  karir nyanyi secara profesional.  Dengan catatan tak meninggalkan bangku sekolah. Dan sesuai panggilan jiwa, saya memilih berbasah-basah di jalur Dangdut,” ujar Izza yang baru saja menyabet gelar Juara I  lomba penyanyi Dangdut TVRI Jawa Timur di Surabaya itu.

Menyinggung sosoknya jauh lebih dewasa  dan energik dalam video klip DangDut Is The Magic, biduanita yang kini sudah mampu membiayai hidup sendiri dan membantu ekonomi keluarga ini menandaskan, hal tersebut diperlukan sejalan dengan upayanya menggebrak blantika musik nasional.

“Ditopang musik pengiring dengan beat yang energik, lagu ini sengaja diciptakan komposer Sailan Bong  untuk mengajak goyang penggemar Dangdut. Nah, agar sesuai harapan maksimal dan memilik magnet kuat plus mendulang  respons lebih  positif penonton di tanah air dalam penampilan di video klip, sosok keremajaan saya sejanak ditanggalkan,” kilah Izza Lavina sambil menyunggingkan senyum renyahnya menutup pembicaraan.

Namun, Izza tak selamanya bisa bersembunyi dari hasratnya yang kian menggelegak. Dan ketika orangtuanya menyadari keseriusan Izza yang tak bisa dibendung, mereka akhirnya membebaskan anaknya itu meniti karier di musik dangdut.

Syaratnya: Izza tak boleh meninggalkan bangku sekolah. Dengan hati gembira, syarat itu diterima Izza. Kini Izza bisa membuktikan bahwa pilihannya itu tidak salah.

"Selain buat biaya hidup sendiri, saya sudah bisa bantu-bantu orangtua," papar Izza tentang penghasilannya dari menyanyi.

Kini lewat lagu gubahan Sailan Bong yang sarat beat lincah, Izza berharap kehadirannya di belantika musik Tanah Air bisa lebih dikenal luas. Untuk itu, Izza menggarap klip lagu Dangdut Is The Magic secara maksimal.

"Untuk yang suka bergoyang lagu ini sangat cocok, karena memang diciptakan untuk mengajak goyang pendengarnya," tutur Izza yang baru saja selesai tampil di Matrix TV.

Perempuan bernama Izza Lavina ini masih duduk di bangku SMKN 2 Pasuruan. Namun, aksi panggung dan juga karakter vokalnya menunjukkan seakan Izza bukan seorang gadis remaja lagi.
Kalau pun ada yang mendukungnya sebagai perempuan belia adalah wajah imutnya. Selebihnya, muncul sosok Izza yang penyanyi profesional dan tak kalah dengan penyanyi yang lebih senior.

"Saya memang sudah menyanyi sejak kecil. Selain kerap menyanyi dari panggung ke panggung resepsi pernikahan atau pesta perusahaan swasta maupun pemerintah,” ucap Izza memapar perjalanan panjangnya di industri musik negeri ini.

Sosok perempuan yang baru merilis single bertajuk Dangdut Is The Magic ini pun sudah sangat akrab dengan layar kaca, baik di tingkat lokal Jawa Timur, khususnya Surabaya, maupun nasional. Berkat pengalamannya itu pula, Izza berhasil menyabet Juara I Lomba Lagu Dangdut di TVRI Surabaya beberapa waktu lalu.

Izza lalu mengenang masa kecilnya. Menurut Izza, dirinya sudah bermimpi jadi penyanyi sejak kelas 3 SD. Padahal, keluarganya tidak ada yang menjadi penyanyi atau seniman.
"Pokoknya saya sejak kecil pengen betul menjadi penyanyi. Waktu itu saya suka sekali pada lagu-lagu Rita Sugiarto," ungkapnya.

Meskipun waktu itu dilarang orangtuanya bercita cita menjadi penyanyi, Izza diam-diam berlatih. Dia juga sembunyi-sembunyi saat ada kesempatan tampil di panggung.


Sumber :
http://rakyatbersatu.com/izza-lavina-tampang-ngepop-rezeki-dangdut/
http://surabaya.tribunnews.com/2015/07/07/demi-mimpinya-gadis-cantik-ini-diam-diam-tampil-di-panggung

Tuesday, July 7, 2015

Investor Properti di Pasuruan

Kota Pasuruan Kebanjiran Investor Properti

Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMPPT) Kota Pasuruan, Mualif Arif, mengatakan, dalam empat tahun terakhir, iklim investasi di Kota Pasuruan meningkat drastis. Dari Rp 77 miliar Tahun 2010 sampai akhir 2014 menjadi Rp 384 miliar.

"Sampai akhir 2015 nanti, kami targetkan tembus Rp 400 miliar," kata Mualif, Selasa (7/7/2015).

Mualif menuturkan, pada triwulan pertama 2015, sudah ada 116 investor dengan nilai Rp 81 miliar. Nilai investasi tertinggi adalah bidang properti.

"Perumahan dan ruko menjadi semakin kompetitif di Kota Pasuruan," bebernya.

Untuk mendukung investasi, Mualif memberikan kemudahan perizinan kepada calon investor, terutama Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).

"Paling lama tiga hari SIUP saya jamin pastj turun. Tak ribet dan ini yang memudahkan investor," urainya.

Hasil evaluasi Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) pembangunan Jalan Lintas Utara (JLU) di Kota Pasuruan menjadi incaran investor untuk berinvestasi, khususnya di wilayah pesisir Kota Pasuruan yang masih menunggu RTRW-nya.

"JLU ini nanti akan menambah daya saing investasi di Kota Pasuruan. Bahkan sudah ada dua investor di bidang perhotelan dan rumah sakit swasta yang akan masuk akhir tahun nanti," bebernya.


Sumber :
http://surabaya.tribunnews.com/2015/07/07/kota-pasuruan-kebanjiran-investor-properti/

Friday, June 19, 2015

Mushola "Di Atas Awan"

Mandiri Syariah Bangun Mushola "Di Atas Awan" Bromo


Mushola paling cantik di Indonesia ada di Bromo, Jawa Timur. Berada sekitar 500 meter sebelum Pananjakan, lokasi tertinggi untuk menikmati sunrise dan sunset di Gunung Bromo.

Areal mushola cukup leluasa. Sekitar 1.800-an meter persegi. Di bangunan utama yang didesain arsitektural zaman Majapahit, menampung sekitar 50-60 orang jemaah. Lalu, pelengkapnya, bangunan lain mirip gazebo ukuran besar multifungsi. Bisa jadi tempat ibadah, tempat istirahat, atau jadi spot alternatif menikmati sunset. Fasilitas lain, ada toilet dan tempat wudhu yang bersih.

Biaya untuk mendirikan mushola sebesar Rp1,4 miliar dan dibangun selama 8 bulan. Yang menarik pengelolanya, bukan hanya beragama Islam tapi ada juga Hindu. Agama ini dianut mayoritas masyarakat sekitar Tengger, tempat Bromo berada. Bhineka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa.

Lokasi mushola ini sebenarnya cukup ekstrim. Berada di areal yang menjorok keluar, persis belokan. Masuk ke areal Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger. Proses pembangunannya tidak mudah. Selain membawa naik material yang berat, ada hadangan cuaca yang sering berkabut. Sumber air untuk mushola cukup jauh, sehingga disedot melalui pipa sepanjang 2 kilometer.


http://ratnasusilo.blogspot.com/2015/05/mandiri-syariah-bangun-tempat-ibadah.html

Monday, June 8, 2015

Rekor MURI Nasi Punel

antarajatim.com

Nasi Punel Sepanjang 3, 24 Meter di Pasuruan Pecahkan Rekor MURI

Makanan Khas Pasuruan, Nasi punel berbahan 2 kuintal beras dan panjang 3, 24 meter disertai 12 macam lauk pauk dan sayur mayur pecahkan rekor Museum rekor Indonesia.

Nasi punel yang merupakan masakan khas Bangil Kabupaten Pasuruan tersebut disajikan disela-sela acara grand launching wahana wisata air Saygon Water Park, Senin (8/6/2015)

“Nasi punel ini merupakan rekor MURI ke – 6890 dengan panjang 3,24 meter nasi punel dan 12 macam sayur dan lauk pauk, ” ujar Manager MURI, Sri Widayati saat menyerahkan piagam MURI kepada H. Ruslan selaku pemilik wahana air Saygon Park.

Pembuat nasi punel sendiri, Dahlia Supardiono saat dikonfirmasi mengatakan, dirinya dibantu oleh 8 orang koki untuk memasak nasi punel yang dipopulerkan sejak tahun 1940 ini.

“Saya dibantu 8 orang koki dengan bahan baku 2 kuintal beras dan membutuhkan waktu sekitar 9 jam sejak pukul 7 malam sampai pukul 4 pagi, ” terangnya.

Dijelaskannya, nasi punel yang dibuat tersebut dilengkapi dengan aneka lauk pauk seperti dendeng, daging, sangrai kelapa muda dan sambel kacang panjang.

“Ini porsinya bisa untuk 1500 orang,” jelasnya.

Pemecahan rekor museum rekor Indonesia sendiri dilakukan mengiringi grand launching wahana wisata air yang dibangun di desa pucangsari Kecamatan Purwosari, Pasuruan. Wahana wisata bernama Saygon Water Park ini menyajikan aneka permainan air serta wahana pertunjukan bioskop 3D yang bisa disaksikan melalui bekas pesawat terbang boeing 737 di dalam arena.


Lezatnya Nasi Punel Khas Bangil

Nasi Punel adalah makanan khas Kota Bangil yang bisa anda jumpai di sepanjang jalan di kawasan Bangil, Pasuruan dan sekitarnya. Banyak Pedagang maupun Rumah makan yang khusus menjual nasi beralas daun pisang tersebut mulai dari sepanjang tepi jalan Raya Gempol – Bangil – Pasuruan.

Nasi Punel khas Bangil memiliki tekstur nasi yang empuk dan punel dengan porsi yang cukup serta lauk-pauk yang komplit.

Nasi Punel ini biasanya disajikan diatas daun pisang dengan lauk-pauk dan sayuran yang khas. Mulai dari Sate kerang, Sambal Kacang Panjang Mendol, Bothok kelapa berbumbu santan yang dipepes dengan daun pisang,Sayur Rebung, Klomotan ( daging kikil berbumbu ), hingga ikan asin yang menambah selera makan anda makin maknyus.

Jenis lauk yang disajikan bersama Nasi Punel pun beragam jenisnya, mulai dari babat, hati, daging empal, dendeng, lidah, paru, dan lainnya sebagianya, bergantung selera anda. Uniknya, semuanya dimasak dengan bumbu dan tekstur yang empuk.

Untuk menambah rasa Nasi Punel menjadi sedap dan segar, ada dua macam sayur yang disajikan diatas nasi punel yakni sayur rebung dan sayur nangka muda yang dimasak menjadi lodeh pedas.

Eit! Jangan Lupa, untuk mencicipi cita rasa pedas khas yakni sambal uleg dengan rajangan sayur kacang panjangnya. Brrrr! Bikin nambah lagi.


Sumber :
http://www.wartabromo.com/2015/06/08/nasi-punel-sepanjang-3-24-meter-di-pasuruan-pecahkan-rekor-muri/
http://www.wartabromo.com/2013/06/30/lezatnya-nasi-punel-khas-bangil/

Related Posts