Showing posts with label Infrastruktur. Show all posts
Showing posts with label Infrastruktur. Show all posts

Saturday, September 23, 2023

Listrik 30 MVA bagi Kawasan Industri di Pasuruan

PLN Siapkan Suplai Listrik 30 MVA bagi Kawasan Industri di Pasuruan 

Sabtu, 23 September 2023

Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyatakan kesiapan menyuplai kebutuhan energi listrik bagi kawasan industri di Pasuruan yang dikenal dengan PIER, atau Pasuruan Industrial Estate Rembang. Komitmen ini disampaikan General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur, Agus Kuswardoyo, di sela kegiatan penandatanganan kerjasama antara PLN sebagai penyedia utama utilitas kelistrikan, dengan PT Surabaya Industrial Estate Rungkut di Surabaya, Sabtu 23 September 2023. 

"Salah satu wujud dari implementasi misi PLN ialah mewujudkan listrik sebagai pendorong kegiatan ekonomi, yang pada kesempatan ini telah dilakukan penandatangan untuk penyediaan suplai kelistrikan sebesar 30 MVA," terang Agus. 

Agus menambahkan, sistem kelistrikan Jawa Timur saat ini masih mengalami surplus dengan cadangan daya sebesar 2.754 MW. Sehingga dipastikan mampu untuk memenuhi kebutuhan kelistrikan di sentra-sentra industri baru Jawa Timur. 

"Tim kami akan terus mengkaji kebutuhan tambahan atau proyeksi industri baru di kawasan PIER seperti PT Evergreen 3465 kVA, PT Onduline Indonesia 690 kVA, PT Cell 555 kVA. Sementara saat ini disuplai dari Gardu Induk PIER, nanti akan dikaji lebih lanjut untuk kebutuhan penambahan infrastruktur kelistrikan lainnya. PLN siap memfasilitasi," lanjutnya. 

Pihaknya juga menyatakan terus berkomitmen dalam mendukung pertumbuhan industri di Jawa Timur. Hal itu ditunjukkan dengan semakin banyaknya konsumsi listrik di sektor industri. Dia lalu merinci, penjualan tenaga listrik hingga Bulan Agustus telah mencapai 27,3 TWh. 

Sementara di sektor industri PLN telah melayani 110.058 pelanggan dengan daya hingga 7.487 MVA dan menyumbang 41,23% dari penjualan tenaga listrik di Jawa Timur. Sementara itu, Direktur PT SIER Didik Prasetiyono sebagai pengelola kawasan PIER menyampaikan apresianya kepada PLN. 

Ia berharap dengan adanya momentum ini kedepannya bisa menarik investasi-investasi lain untuk masuk guna mendukung pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur lebih baik lagi. "Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN yang telah melakukan dukungan selama ini untuk terus menyediakan utilitas bagi perkembangan kawasan industri kami khususnya di PIER," ucap Didik memungkasi.


Sumber :

https://jatim.viva.co.id/kabar/7383-pln-siapkan-suplai-listrik-30-mva-bagi-kawasan-industri-di-pasuruan?page=all

Friday, December 24, 2021

CSR Bank Jatim Peduli untuk Program Jamban Sehat

2500 KK di Kota Pasuruan Ternyata Tak Punya Jamban

19 Desember 2021

Walikota Saifullah Yusuf mengangkat plakat CSR Bank Jatim Peduli untuk program jamban sehat.

Sanitasi yang layak masih menjadi persoalan serius Pemkot Pasuruan. Sebabnya, sampai kini ribuan warga yang tak memiliki jamban. Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf (Gus Ipul). Gus Ipul menyebut, berdasar catatan pemkot, ada lebih dari 2.500 KK di Kota Pasuruan yang tak memiliki jamban.

Menurut mantan Wakil Gubernur Jawa Timur tersebut, warga yang tak memiliki jamban sebagian besar berada di wilayah utara Kota Pasuruan. Mereka yang tak punya jamban ini biasanya buang air besar di sungai, atau bahkan di pantai.

“Ini cukup serius. Membahayakan lingkungan dan kesehatan warga,” ujar Gus Ipul, Minggu (19/12/2021).

Untuk mengatasi persoalan itu, pemkot, kata Gus Ipul, telah membuat program jamban keluarga. Pemkot bakal membantu pembuatan jamban keluarga untuk mereka. Anggaran untuk pembuatan jamban itu diambilkan dari pemerintah sendiri maupun dari dana CSR perusahaan di Kota Pasuruan. Biaya pembuatan jamban berkisar antara Rp2 hingga Rp5 juta.

“Ini akan dilakukan tiap tahun dan semoga dua sampai tiga tahun ke depan selesai,” kata Gus Ipul. 


Sumber :

https://www.wartabromo.com/2021/12/19/2500-kk-di-kota-pasuruan-ternyata-tak-punya-jamban/

Wednesday, April 14, 2021

Pasuruan Cocoa Technical Center

Pusat Penelitian Kakao Global Dibuka di Pasuruan 

Mondelez International membangun Pasuruan Cocoa Technical Center (PCTC) sebagai pusat penelitian kakao global untuk penanaman cokelat yang berkelanjutan. Pusat penelitian ini berlokasi di Pasuruan, Jawa Timur. 

Mondelez International adalah pemilik merek global terkenal seperti Oreo, Kraft, Cadbury Dairy Milk, dan Toblerone. Dalam acara peresmian PCTC secara virtual, Rabu (7/10/2020), perihal keberlanjutan kakao jadi salah satu kunci pertumbuhan jangka panjang bagi Mondelez Interantional di kawasan Asia dan dunia. 

Cokelat “Kakao merupakan bahan utama cokelat yang permintaannya terus meningkat," kata  Executive Vice President dan President Asia, Middle East, and Africa Mondelez International, Maurizio Brusadelli.  

"Mondelez International bertekad untuk dapat memenuhi permintaan konsumen tersebut dengan cara yang tepat, yaitu dengan berkontribusi menciptakan sektor kakao yang berkelanjutan," pungkasnya. Indonesia dipilih sebagai lokasi PCTC karena memiliki sejarah panjang penanaman kakao baik dalam skala kecil maupun besar. 

Petani Indonesia juga menjadi produsen kakao paling besar di Asia. 

Pasuruan Cocoa Technical Centre (PCTC) dilengkapi fasilitas penelitian berteknologi canggih yang ditunjang laboratorium, area pasca-panen, fasilitas percobaan agronomi, serta area pembibitan seluas lima hektar.

“PCTC juga dekat dengan Surabaya, pusat transportasi yang besar di Indonesia. Sehingga peneliti kami bisa dengan mudah bolak balik dari laboratorium ke seluruh lokasi pertanian kakao,” kata Global VP RDQ Chocolate and Cocoa Mondelez International, Michelle Pickering. 

Tentang PCTC Mondelez International mendirikan PCTC untuk menemukan praktik pembudidayaan kakao yang inovatif, efektif, dan ramah lingkungan.  Hal ini bertujuan untuk mendorong hasil panen yang tinggi serta berkelanjutan. 

Selain itu juga dapat diterapkan oleh petani kakao secara global. Cocoa Technical Centre ini merupakan pusat kolaborasi antara ilmuwan Mondelez International dengan mitra-mitra penelitian lainnya. Fasilitas canggih PCTC terdiri dari laboratorium khusus dan area pasca-panen dengan fasilitas percobaan agronomi kelas dunia. 

Ada pula area pembibitan khusus dan modul penanaman dengan luas sekitar lima hektar. Di sana, ilmuwan akan meneliti cara pembudidayaan kakao yang paling optimal. Selain itu, ada juga fasilitas berupa nursery dan green house pada PCTC. 

Nursery jadi tempat pembibitan tanaman kakao untuk memastikan kualitasnya tinggi sebelum kemudian ditanam di area luar ruangan. Setelah dari nursery, bibit berkualitas tinggi kemudian akan dipindahkan ke area penanaman. 

“Ada beberapa area penanaman yang berbeda. Setiap area punya tingkat kontrol cahaya, air, dan pupuk yang berbeda. Ini berguna untuk mengetes metode mana yang paling baik untuk pertumbuhan kakao,” jelas Michelle. 

Selain di dalam greenhouse, ada juga area penanaman di luar ruangan yang berguna untuk membandingkan pertumbuhan tanaman kakao di tingkat ketinggian, kepadatan tanah, suhu, curah hujan yang berbeda. 

“Kehadiran Pasuruan Cocoa Technical Center (PCTC) dapat kita jadikan sebuah momentum," papar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Ia menyebutkan PCTC adalah momen untuk mengembangkan dan menerapkan teknologi pertanian kakao yang inovatif, efektif, serta ramah lingkungan yang nantinya dapat mendorong berkembangnya sektor kakao di Indonesia. 

Menurut Michelle, praktik dan teknologi yang dihasilkan dari PCTC ini juga nantinya akan diterapkan oleh para petani kakao yang sudah tergabung dalam Cocoa Life. Cocoa Life adalah program pemberdayaan petani kakao dari Mondelez International. Di Indonesia, telah berjalan sejak 2013 hingga kini telah ada 43.000 petani kakao di delapan kabupaten dan empat provinsi yang sudah bergabung. 

Rencananya PCTC akan memasok 100 persen kebutuhan kakao untuk produksi cokelat melalui program Cocoa Life pada 2025 mendatang. Saat ini, baru sekitar 63 persen kebutuhan kakao yang sudah dipasok lewat program ini.


Sumber :

https://www.kompas.com/food/read/2020/10/08/171200175/pusat-penelitian-kakao-global-dibuka-di-pasuruan?page=all.

Wednesday, March 24, 2021

Jokowi Resmikan Proyek SPAM Umbulan

Resmikan Proyek SPAM Umbulan, Jokowi: Jangan Sampai Tak Masuk Rumah Warga

Senin, 22 Maret 2021 16:44 WIB

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum Umbulan di Kabupaten Pasuruan dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Jawa Timur, Senin, 22 Maret 2021. Jokowi menyebut, SPAM Umbulan ini merupakan proyek besar yang menghabiskan anggaran Rp2,05 triliun.

Untuk itu, ia meminta pada pekan ini pihak-pihak yang terlibat dalam pembangunan SPAM Umbulan menggelar rapat dan menghasilkan langkah lanjutan yang diambil agar SPAM Umbulan dapat beroperasi maksimal.

"Jangan sampai proyek besarnya jadi, pipa utamanya selesai, tapi untuk masuk ke rumah tangga terkendala karena siapa yang bertanggungjawab tidak jelas. Apakah PDAM kota/kabupaten, ataukah PDAM tingkat provinsi atau Menteri PU. Tolong segera diselesaikan, saya minta minggu ini sudah ada rapat dan bisa diselesaikan yang tanggung jawab siapa,” tutur Jokowi seperti disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin, 22 Maret 2021.

SPAM Umbulan berkapasitas 4.000 liter per detik. Saat ini realisasinya baru 20 persen atau 900 liter per detik.

"Artinya masih ada 80 persen yang harus segera diselesaikan dari pipa utama sampai masuk ke pipa di rumah tangga. Ini pekerjaan besarnya ada di situ. Oleh sebab itu, saya minta bupati dan wali kota yang akan teraliri air ini agar duduk bersama dengan gubernur, Menteri PUPR, juga manajemen PT Meta (Kontraktor SPAM Umbulan),” ujar Jokowi.

SPAM Umbulan merupakan Proyek SPAM Regional pertama yang dibangun menggunakan skema Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Infrastruktur penyediaan air ini berasal dari mata air Umbulan di Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, yang disalurkan melalui pipa transmisi air bersih.

"Model pembangunan KPBU ini akan terus kita dorong tidak hanya di Umbulan saja, tapi juga untuk proyek-proyek lain sehingga beban APBN juga akan semakin berkurang dan nanti pengelolaannya justru swasta yang harus bergerak," tutur Jokowi.


Sumber :

https://nasional.tempo.co/read/1444770/resmikan-proyek-spam-umbulan-jokowi-jangan-sampai-tak-masuk-rumah-warga/full&view=ok

Sunday, January 5, 2020

Tol akan Dilanjutkan dan Dibangun tahun 2020

Sejumlah Tol yang akan Dilanjutkan dan akan Dibangun Mulai 2020 Menurut Gubernur Jatim


Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur mengklaim, sejumlah ruas jalan tol di Jawa Timur akan dilanjutkan tahun ini. Di antaranya tol Pasuruan-Probolinggo dan Pandaan-Malang.

Perlu diketahui, panjang yang sudah beroperasi untuk tol Pasuruan-Probolinggo saat ini 31,30 kilometer. Khofifah mengatakan, pengerjaan seksi IV tol ini akan mulai dikerjakan tahun ini.

"Di tahun 2020, akan dilanjutkan pengerjaan tol Pasuruan-Probolinggo untuk seksi IV. Kurang lebih panjangnya 12,40 kilometer," kata Khofifah beberapa waktu lalu ketika menyampaikan refleksi akhir tahun.

Sedangkan Tol Pandaan-Malang, panjang existing yang sudah beroperasi mencapai 35,37 kilometer sampai seksi IV. Seksi V tol itu, menurut Khofifah, akan mulai dibangun tahun ini.

"Tambahan panjang jalan tol seksi V ini mencapai 3,11 kilometer," ujar Khofifah.

Secara umum, panjang jalan tol di Jawa Timur yang sudah beroperasi mencapai 387 kilometer. Gubernur Jatim berharap, dibangunnya seksi lanjutan kedua ruas tol akan memperlancar mobilitas masyarakat.

Selain itu, dia juga mengatakan, koneksitas sentra ekonomi yang ada di Jawa Timur, dengan adanya pembangunan tol lanjutan itu juga semakin meningkat.

Selain melanjutkan ruas tol yang sudah ada, Khofifah menyatakan, saat ini tengah direncanakan pembangunan tiga jalan tol baru yang masuk proyek prioritas dalam Peraturan Presiden 80/2019.

Tiga tol baru yang masuk Perpres Percepatan Pembangunan Ekonomi di Jatim itu antara lain ruas Tol Tuban-Manyar, Tol Malang-Kepanjen, dan Tol Banyuwangi-Trenggalek.

Proyek Tol Tuban-Manyar, yang estimasi investasinya akan menghabiskan uang kurang lebih Rp14,5 triliun akan menjadi proyek pertama dari tiga tol baru yang akan dikerjakan pada 2020.

"Tol Tuban-Manyar ini akan membuat mengefisiensi sekitar 76,8 kilometer. Keberadaannya akan meningkatkan ekspor sampai 0,04 persen dan penyerapan tenaga kerja sebesar 0,01 persen," kata Khofifah.

Sesuai rencana, proyek tol Tuban-Manyar ini akan mulai beroperasi pada 2024 mendatang. Begitu juga tol Malang-Kepanjen yang juga ditargetkan mulai beroperasi pada 2024.

Tol Malang-Kepanjen, sesuai estimasi di dalam Lampiran Perpres 80/2019 memerlukan investasi Rp5,8 trilliun. Menurut Khofifah, tol ini akan memberikan efisiensi 20,8 kilometer atau 5,95 persen.

Adapun tol baru yang juga masuk dalam proyek prioritas Perpres 80/2019 adalah tol Trenggalek-Banyuwangi yang ada di Jalur Pantai Selatan (Pansela). Estimasi investasinya Rp 8,5 trilliun.

Khofifah mengatakan, proyek ini akan mewujudkan efisiensi tranportasi mencapai 11,55 persen dengan pemangkasan jarak tempuh mencapai 363 kilometer.


Sumber :
https://kelanakota.suarasurabaya.net/news/2020/230543-Sejumlah-Tol-yang-akan-Dilanjutkan-dan-akan-Dibangun-Mulai-2020-Menurut-Gubernur-Jatim

Sumber foto :
https://surabaya.bisnis.com/read/20190520/531/924916/naik-4-pemudik-jatim-bakal-manfaatkan-tol-baru

Tuesday, May 14, 2019

Jalur KA Pasuruan – Bangil Diperbaiki Jelang Arus Mudik

Rawan Banjir, Jalur KA Pasuruan – Bangil Diperbaiki Jelang Arus Mudik


Pasca banjir yang merendam jalur kereta api ruas Pasuruan-Bangil, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember melakukan perbaikan. H-10 lebaran, jalur tersebut ditarget rampung.
Luqman Arif, Manajer Hukum dan Humas PT KAI Daop 9 Jember mengatakan, meski jalur sudah bisa dilalui, namun kereta api harus melaju dengan kecepatan tertentu. Hal tersebut karena jalur KA ruas Pasuruan-Bangil masih belum sepenuhnya normal.

“Saat ini kereta api yang melaju di jalur rel tersebut dapat melintas dengan kecepatan terbatas yakni 40 kilometer per jam, sedangkan normalnya jalur rel kereta api bisa dilalui dengan kecepatan 70 kilometer per jam,” ujarnya seperti dilansir Antara.

Luqman pun mengatakan, pihaknya saat ini berupaya membuat penahan tanggul dari karung pasir dan bambu sepanjang rel kereta. Hal tersebut supaya batu kricak yang berada di jalur KA tidak mudah hanyut. Apalagi jika banjir menerjang kawasan di KM 58 2+3 antara Stasiun Pasuruan hingga Bangil.

“Di lokasi tersebut juga dilakukan pembangunan saluran air baru untuk memperlancar aliran air, apabila sewaktu-waktu turun hujan deras di kawasan tersebut dan air menggenangi sekitar rel kereta,” jelasnya.

Perbaikan ini ditargetkan akan selesai sebelum masa angkutan Lebaran 2019, tepatnya H-10. Sehingga saat arus mudik maupun arus balik yang diperkirakan terjadi sejak 26 Mei hingga 16 Juni, jalur KA kembali normal.

“Kami berusaha meningkatkan pelayanan untuk arus mudik Lebaran 2019, sehingga penumpang kereta api bisa lebih nyaman menikmati perjalanan kereta api menuju kampung halamannya untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, selain di melakukan perbaikan jalur, beberapa titik rawan bencana juga diperhatikan oleh PT KAI Daop 9 Jember. Sebanyak 30 tenaga penjaga pun disiagakan di sepanjang jalur KA Pasuruan-Banyuwangi.(may/ono)


Sumber :
https://www.wartabromo.com/2019/05/15/rawan-banjir-jalur-ka-pasuruan-bangil-diperbaiki-jelang-arus-mudik/

Sumber foto :
https://kelanakota.suarasurabaya.net/news/2019/220119-Banjir-Pasuruan-Lumpuhkan-Jalur-Kereta-Api

Sunday, February 10, 2019

Tol Pasuruan-Probolinggo

Tol Pasuruan-Probolinggo Siap Beroperasi, Waktu Tempuh Hanya 30 Menit

Minggu, 10 Februari 2019 14:00


Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) sepanjang 31,3 km akan segera beroperasi. Sebelumnya Tol Paspro sempat dibuka secara fungsional untuk mendukung kelancaran arus mudik Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 kemarin.

"Dengan konektivitas yang lebih baik maka akan membuka peluang bangkitnya potensi di daerah yang akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal," kata Basuki melalui keterangan resminya, Minggu (10/2).

Dia menambahkan, pemerintah bakal fokus menuntaskan Tol Trans Jawa hingga sampai Banyuwangi. "Kalau pembebasan lahannya bisa selesai, mudah-mudahan 2020 akhir bisa selesai sampai Banyuwangi," imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol Dwi Pratikno menambahkan, pembangunan tol ini relatif cukup lancar. "Tol Paspro dimulai dari seksi I Grati Pasuruan-Tongas, Seksi II Tongas-Probolinggo Barat dan Seksi III Probolinggo Barat-Probolinggo Timur, dengan panjang keseluruhan adalah 31,3 Km," jelasnya.

Total investasi Tol Paspro ini senilai Rp 4,6 triliun untuk tiga seksi dengan hak konsesi selama 50 tahun. Nantinya, ruas tol ini memiliki empat buah rest area tipe B, dimana masing-masing terletak dua di jalur kiri dan kanan.

"Lahan yang disiapkan hampir empat hektar untuk masing-masing rest area. Rest area tipe B ini tidak ada SPBU nya. Jarak antar rest area adalah 7,5 kilometer," tandas Dwi.


Sumber :
https://www.merdeka.com/uang/tol-pasuruan-probolinggo-siap-beroperasi-waktu-tempuh-hanya-30-menit.html

Wednesday, September 12, 2018

Proyek Tol Pandaan-Malang Capai 60%


PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) mencatat progress pekerjaan konstruksi jalan tol Pandaan-Malang yang berlokasi di Jawa Timur telah mencapai 60%.

Sejalan dengan itu, luas lahan yang belum dibebaskan untuk proyek tersebut menyisakan 10% dari total kebutuhan.

"Perseroan optimistis dapat menyelesaikan pekerjaan pembangunan proyek Jalan Tol Pandaan-Malang hingga akhir tahun 2018 sehingga jalan tol tersebut dapat langsung dioperasikan secara maksimal pada awal tahun 2019," ujar Direktur Utama PT Pembangunan Perumahan Lukman Hidayat melalui siaran pers, Senin (10/9/2018).

Lebih lanjut jalan tol yang memiliki panjang 38,48 kilometer (km) tersebut merupakan bagian dari proyek jalan tol Trans Jawa yang pekerjaannya dibagi menjadi 5 (lima) seksi wilayah. Jalan tol ini nantinya akan terhubung dengan Jalan Tol Gempol-Pandaan hingga Gempol-Surabaya.

Jalan Tol Pandaan-Malang merupakan proyek investasi yang dimiliki oleh PT Jasamarga Pandaan Malang dimana kepemilikannya terdiri 3 (tiga) BUMN, yaitu PT Jasamarga (Persero) Tbk sebesar 60%, PT PP (Persero) Tbk sebesar 35% dan PT SMI (Persero) sebesar 5%.

Sedangkan dari segi pembiayaan, proyek jalan tol tersebut menelan biaya investasi hingga Rp 5,97 triliun dimana sumber pendanaan sebesar 30% berasal dari modal perusahaan dan sisanya sebesar 70% berasal dari pinjaman perbankan.

Sebagai tambahan informasi, hingga Juli tahun ini PTPP mencatatkan kontrak baru sebesar Rp 27,19 triliun. Pencapaian tersebut mencerminkan pertumbuhan kontrak baru sekitar 24% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (YoY) sebesar Rp 21,86 triliun.

"Sampai dengan Juli 2018 ini, perseroan berhasil merealisasikan perolehan kontrak baru sebesar 55% dari total target yang ditetapkan oleh Manajemen perseroan, yaitu sebesar Rp 49 triliun di tahun 2018 sehingga Manajemen optimistis target kontrak baru tahun ini akan tercapai," ungkap Lukman.


Sumber :
https://www.cnbcindonesia.com/news/20180910140308-4-32491/proyek-tol-pandaan-malang-capai-60

Sumber foto :
http://www.photomalang.com/2017/02/jalan-tol-malang-pandaan-segera-bisa.html

Related Posts